Dalam kehidupan sehari -hari, subluksasi bahu mungkin tidak dikenal seperti pilek dan demam biasa, tetapi dapat menyebabkan banyak masalah bagi pasien. Hari ini, mari kita lihat lebih dalam penyakit subluksasi bahu.
Subluksasi bahu, secara sederhana, adalah dislokasi parsial dari sendi bahu. Dalam keadaan normal, tulang, otot, ligamen, dan jaringan bahu lainnya bekerja bersama untuk menjaga stabilitas dan fungsi normal sendi. Setelah keseimbangan ini rusak, subluksasi dapat terjadi.
Jadi, apa yang menyebabkan subluksasi bahu? Faktor umum termasuk trauma, seperti tabrakan parah atau jatuh; kerusakan pada sistem saraf; Postur tubuh yang buruk jangka panjang atau penggunaan bahu yang berlebihan, yang secara bertahap melonggarkan otot dan ligamen bahu.
Gejala subluksasi bahu lebih jelas. Pasien mungkin mengalami nyeri bahu, terutama saat mereka bergerak. Rentang gerak bahu terbatas, sehingga sulit untuk mengangkat tangan atau peregangan. Dalam penampilan, bahu mungkin cacat dan terlihat berbeda dari bahu normal.

Untuk mendiagnosis subluksasi bahu, dokter Anda biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik yang terperinci, termasuk mengamati penampilan bahu, mengukur kisaran gerakan sendi, dan mungkin menggunakan tes pencitraan seperti sinar-X dan pencitraan resonansi magnetik (MRI) untuk menentukan tingkat dan keadaan spesifik dislokasi.
Setelah subluksasi bahu didiagnosis, perawatan harus disesuaikan dengan individu. Untuk subluksasi ringan, perawatan konservatif adalah pilihan pertama. Ini mungkin termasuk terapi fisik, pelatihan olahraga khusus untuk memperkuat otot -otot di sekitar bahu dan meningkatkan stabilitas sendi; Mengenakan penjepit atau gendongan yang cocok untuk memberikan dukungan dan perlindungan untuk bahu. Subluksasi yang parah mungkin memerlukan pembedahan untuk memperbaiki jaringan yang rusak.
Selama proses rehabilitasi, kerja sama aktif pasien sangat penting. Mereka harus mengikuti rekomendasi yang relevan, mematuhi pelatihan rehabilitasi, dan fokus pada istirahat dan melindungi bahu mereka. Meskipun subluksasi bahu bukanlah terminal, itu harus dianggap serius. Hanya dengan deteksi dini, perawatan tepat waktu, dan rehabilitasi pasien dapat dipulihkan.