Perkenalan
Dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, robot rehabilitasi tangan secara bertahap menjadi salah satu sarana teknologi cerdas untuk membantu pengembangan pengobatan rehabilitasi dan mendorong rehabilitasi neurologis fungsi tangan setelah stroke.
Ini telah banyak digunakan dalam praktik klinis. Menanggapi perbedaan kebutuhan pasien akan pelatihan rehabilitasi, berbagai robot rehabilitasi tangan yang sesuai dengan konsep rehabilitasi modern telah dikembangkan, termasuk robot rehabilitasi dengan pelatihan cermin. Namun, efek terapeutiknya pada rehabilitasi fungsional tangan masih kurang didukung bukti klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efek rehabilitasi robot rehabilitasi mirror-imaging pada fungsi motorik tangan pada pasien stroke subakut.
Metode
Penelitian retrospektif ini melibatkan 40 pasien stroke subakut. Mereka dibagi secara acak menjadi kelompok observasi dan kelompok kontrol. Terapi rehabilitasi konvensional diberikan pada kedua kelompok, robot rehabilitasi ((HR-08E, Syrebo) ditambahkan pada dasar ini pada kelompok observasi, yang berlangsung selama 4 minggu. Fungsi tangan dievaluasi sebelum dan setelah 4 minggu pengobatan .

Hasil
Analisis statistik tingkat peningkatan menemukan bahwa perbedaan skor FMA-UE dan skor tangan FMA-UE pada kelompok observasi lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, dan ini signifikan secara statistik.
Untuk tingkat peningkatan, skor peningkatan skor FMA-UE (P=0.038) dan skor tangan FMA-UE (P=0.048) pada kelompok observasi semuanya lebih tinggi dibandingkan pada kelompok kontrol. kelompok.

Kesimpulan
Robot rehabilitasi mirror-imaging dapat meningkatkan fungsi motorik tangan pada pasien stroke subakut. Dan, dengan keunggulan ukurannya yang kecil, mudah dibawa dan mudah dioperasikan, dapat digunakan sebagai teknologi terapi tambahan.

Robot Rehabilitasi Tangan Syrebo SY-HR08E